![]() |
Ormas Adat Manguni Lengkoan saat terlibat pada soft opening wisata alam pemandian air panas Ranorindang Leilem. |
MINAHASA, Komentar.co - Pemerintah Desa Leilem melibatkan Organisasi Masyakarat (Ormas) Adat Manguni Lengkoan pada soft opening wisata alam pemandian air panas Ranorindang Leilem, Rabu (02/04/2025).
Ketua Umum Manguni Lengkoan Leilem Raya Royke Mamangkey mengatakan, Ormas Adat Manguni Lengkoan merupakan Gabungan Ormas Adat yang ada di Leilem Raya, yakni; Brigade Manguni (BM), Milis Waranye, Laskar Manguni Indonesia (LMI), Laskar Adat Manguni Indonesia (LAMI), Manguni Indonesia (MI) yang bergerak di bidang sosial masyarakat.
Menurutnya, Ormas Manguni Lengkoan menjadi bagian dari masyarakat adat Desa Leilem, yang kini turut aktif diberbagai kegiatan di Desa Leilem Raya.
"Kami berterima kasih kepada Hukum Tua desa Leilem yang sudah melibatkan Manguni Lengkoan dalam acara Pembukan Wisata Alam Rano Reindang. Dan kami Manguni Lengkoan akan selalu bekerja sama dengan pemerintah yang ada Desa Leilem Raya dalam kegiatan apapun itu," ujar Mamangkey yang dikenal sebagai pengusaha di Kalimantan Selatan.
Ia memastikan pengurus dan anggota Manguni Lengkoan selalu siap jika dibutuhkan pemerintah dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan dan keagamaan.
"Kami akan selalu siap kapanpun apabila dibutuhkan dalam berbagai kegiatan masyarakat," kuncinya sembari menambahkan selain terlibat dalam pengamanaan kegiatan dilokasi wisata, pihaknya juga memiliki program sosial yang nantinya akan digelar dalam waktu dekat.
Sementara Denny, salah satu warga Leilem mengatakan penting keterlibatan Ormas Adat Manguni Lengkoan dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan selama berada di lokasi wisata alam.
Menurutnya, pemberian diri Ormas Adat sangat dibutuhkan seperti layak pecalang di Provinsi Bali.
"Dengan adanya ormas Adat seperti Manguni Lengkoan akan memberikan daya tarik tertentu, dan diharapkan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Leilem dalam setiap kegiatan pariwisata yang ada di pemandian air panas Ranorindang," pungkasnya. (Roni)